Wednesday, August 09, 2006

Apa yang Bisa Kita Perbuat Untuk Palestina dan Lebanon??

Tulisan ini sengaja saya beri judul dengan kalimat tanya. Tetapi saya yakin dalam tulisan ini saya tidak bisa menjawab pertanyaan itu. bahkan mungkin akan timbul pertanyaan-pertanyaan yang lain. Lebih tepatnya tulisan ini hanya bentuk kebingungan saya saja dalam menyikapi keadaan yang saat ini terjadi di Palestina dan Lebanon. Jadi bila ada pembaca yang ingin mendapat jawaban dari judul di atas anggaplah tulisan ini hanya sebuah intermezo.

Suatu saat setelah menunaikan haji wada Rasul saww berdiri di satu pojok kabah seraya berkata "duhai kabah betapa sucinya engkau.. tetapi demi ubun-ubun ku yang ada ditangan Nya sungguh jauh lebih mulia kehormatan ummatku." ( masih saya coba ingat2 lagi perawinya dan redaksional aslinya). Seandainya saja saya atau anda atau ada orang islam yang lain ataupun orang non islam yang lain saat ini berani (maaf) mengencingi kabah niscaya ummat islam seluruh dunia akan menguhukumnya atau bahkan mungkin ada yang memfatwakan hukuman mati bagi pelakunya. Tetapi apa reaksi kita ummat islam ketika mengetahui kehormatan saudara-saudara kita ummat Muhammad saww telah diinjak-injak dan dirampas zionis Israel??

Umar bin Khatab r.a ketika menjadi khalifah pernah berikrar “tak akan bisa aku tidur pulas bila aku dengar ada seekor kambing milik orang mukmin yang dirampas”. Lalu..bagaimana reaksi pemimpin-pimimpin kita sekarang tatkala mengetahui bukan saja seekor kambing dari orang mukmin yang hilang tetapi seluruh hartanyapun nyaris binasa??

Dari Abu Hamzah Anas bin Malik r.a, pelayan rasulullah saww, bahwa rasulullah saww bersabda, “ Seseorang diantara kalian tidak dikatakan beriman sehingga dia tidak mencintai saudaranya sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri.” (HR Bukhari muslim) . Lalu..apa bukti cinta kita kepada saudara-saudara kita di Lebanondan Palestina sekarang ini?? Bukan kah kita meyakini firman Allah “Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.” ?? ( Al-Quran Surah al-Hujurat: 10)

Semoga kita senantiasa diberi petunjukNya. Amiin.

0 Comments:

Post a Comment

<< Home